EVENT

INFORMASI PPDB 2021/2022

PPDB SMA N 1 BANGUNTAPAN 2021

  • KETENTUAN UMUM
    1. Sekolah adalah satuan pendidikan yang meliputi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri selanjutnya disingkat SMAN dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri selanjutnya disingkat SMKN.
    2. Sekolah Menengah Pertama selanjutnya disingkat SMP dan Madrasah Tsanawiyah selanjutnya disingkat MTs adalah jenjang pendidikan dasar pada pendidikan formal setelah lulus dari Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau sederajat.
    3. Sekolah tujuan adalah sekolah yang menjadi sekolah pilihan calon peserta didik baru.
    4. Sekolah Seni adalah SMKN 1 Kasihan, SMKN 2 Kasihan, dan SMKN 3 Kasihan.
    5. Kelas Khusus Olahraga (KKO) adalah kelas yang diselenggarakan sekolah 
dalam rangka pengembangan minat dan bakat di bidang olahraga.
    6. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) daring/online adalah sistem penerimaan peserta didik baru pada SMAN dan SMKN dengan proses entri memakai sistem database, seleksi dan hasil seleksi otomatis oleh komputer yang selanjutnya 
disebut PPDB daring/online.
    7. Zonasi adalah pembagian atau pemecahan suatu wilayah/area menjadi 
beberapa bagian dalam penyelenggaraan PPDB yang bertujuan untuk 
pemerataan kualitas Pendidikan.
    8. Zona Terdekat adalah jarak antara titik sekolah dengan wilayah/area yang 
termasuk di dalam batasan zonasi.
    9. TOKEN adalah kombinasi angka dan huruf yang digunakan sebagai password 
oleh masing-masing calon peserta didik dalam penerimaan peserta didik baru.
    10. Situs PPDB adalah website resmi Penerimaan Peserta Didik Baru SMAN dan 
SMKN Daerah Istimewa Yogyakarta yang beralamatkan: 
http://ppdb.jogjaprov.go.id
    11. Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah yang selanjutnya disingkat ASPD adalah nilai pengukuran capaian kompetensi peserta didik terstandar selain rapor yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah untuk memetakan kompetensi lulusan jenjang SMP/MTs;
    12. Rapor adalah buku yang berisi keterangan mengenai nilai kepandaian dan prestasi belajar peserta didik di satuan pendidikan;
    13. Akreditasi Sekolah adalah pengakuan dari hasil proses evaluasi dan penilaian mutu pengelolaan sekolah yang dilakukan oleh suatu tim pakar sejawat/tim asesor yang tergabung dalam Badan Akeditasi Nasional Sekolah/Madrasah berdasarkan standar mutu yang telah ditetapkan;
    14. Nilai Gabungan adalah jumlah rata-rata nilai hasil perhitungan rapor mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA dari peserta didik SMP/MTs semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) diberikan bobot 40% (empat puluh persen), ditambah jumlah nilai ASPD diberikan bobot 50% (lima puluh persen) ditambah nilai akreditasi sekolah dikalikan 4 (empat) diberikan bobot 10% (sepuluh persen).
    15. Ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang selanjutnya disebut Ijazah/STTB adalah surat pernyataan resmi dan sah yang menerangkan bahwa pemegangnya telah lulus/tamat belajar dari satuan pendidikan.
    16. Daerah adalah Daerah Istimewa Yogyakarta selanjutnya disingkat DIY.
    17. Dinas adalah Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa 
Yogyakarta.
    18. Dinas Kabupaten/Kota adalah Dinas yang bertanggung jawab atas 
penyelenggaraan urusan pendidikan di Kabupaten/Kota se-Daerah Istimewa 
Yogyakarta.
    19. Kanwil adalah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY.
    20. Panitia DIY adalah Panitia PPDB Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY 
yang berkedudukan di Jalan Cendana Nomor 9 Yogyakarta.
    21. Panitia Sekolah adalah Panitia PPDB tingkat sekolah di SMAN/SMKN se-DIY.
  • PERSYARATAN CALON PESERTA DIDIK SMA
    1. Memiliki ijazah/STTB SMP/MTs/bentuk lain yang sederajat;
    2. Berusia setinggi-tingginya 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli 
tahun berjalan yang dibuktikan dengan akta kelahiran/surat keterangan 
lahir;
    3. Memiliki nilai Rapor jenjang SMP/MTs atau sederajat 5 (lima) semester;
  • Jalur PPDB online
 untuk SMAN dan SMKN melalui:
    • Jalur Zonasi, dengan kuota sebesar 55% (lima puluh lima persen) dari daya 
tampung sekolah;
    • Jalur Afirmasi, dengan kuota sebesar 20% (dua puluh persen) dari daya 
tampung sekolah;
    • Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali dengan kuota sebesar 5% (lima 
persen) dari daya tampung sekolah;
    • Jalur Prestasi, dengan kuota sebesar 20% (dua puluh lima persen) dari daya 
tampung sekolah;
  • KETENTUAN PPDB ONLINE
    • JALUR ZONASI
      1. Kuota jalur zonasi sebesar 55% (lima puluh lima persen).
      2. Penerimaan calon peserta didik Jalur Zonasi untuk SMAN diatur berdasarkan Zonasi yang terbagi dalam Zona 1 (satu), Zona 2 (dua)/zona terdekat, Zona 3 (tiga), dan Zona 4 (empat) sebagaimana dalam Lampiran 1 
Peraturan Gubernur Nomor 45 Tahun 2021.
      3. Penerimaan calon peserta didik Jalur Zonasi untuk SMKN diatur 
berdasarkan Zonasi yang terbagi dalam Zona 1 (satu) dan Zona 2 (dua) sebagaimana dalam Lampiran 2 Peraturan Gubernur Nomor 45 Tahun 2021.
      4. Penentuan Zonasi didasarkan pada wilayah administrasi kelurahan/desa dengan mempertimbangkan populasi lulusan SMP/MTs/bentuk lain yang sederajat.
      5. Domisili calon peserta didik sesuai Zonasi ditentukan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon peserta didik yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) orangtua/wali.
      6. Domisili calon peserta didik berdasarkan alamat pada Kartu Keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 (satu) tahun sebelum pendaftaran PPDB.
      7. Pilihan peminatan/kompetensi keahlian maksimal 3 (tiga) pilihan dalam sekolah yang sama dan/atau sekolah yang berbeda.
      8. Pilihan peminatan/kompetensi keahlian hanya diperbolehkan hanya dalam 1 (satu) jenis SMAN atau SMKN.
      9. Pilihan kompetensi keahlian untuk SMKN dilakukan pada awal pendaftaran PPDB.
      10. Pilihan sekolah dapat dalam 1 (satu) Zonasi dan/atau Zonasi yang berbeda.
      11. Khusus bagi calon peserta didik baru dari SMP/MTs atau sederajat yang berasal dari luar DIY dan lulusan sebelum tahun 2021 yang akan memilih Jalur Zonasi terlebih dahulu mengikuti Asesmen Standarisasi yang 
diselenggarakan oleh Dinas.
      12. Pengaturan Zonasi ini dikecualikan bagi sekolah penyelenggara Kelas 
Khusus Olahraga (KKO) dan Sekolah Seni.
      13. Dalam hal sekolah memiliki jumlah calon peserta didik yang melebihi daya tampung berdasarkan hasil seleksi PPDB daring/online, maka akan disalurkan ke sekolah lain yang belum terpenuhi daya tampungnya dalam Zonasi Terdekat dari kelurahan/desa calon peserta didik.
    • JALUR AFIRMASI
      1. Daya tampung jalur afirmasi sebesar 20% (dua puluh persen) dari daya 
tampung sekolah diperuntukkan bagi calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu dan kuota bagi calon peserta didik penyandang disabilitas pada sekolah yang menyelenggarakan pendidikan inklusif paling banyak 2 (dua) peserta didik per rombongan belajar.
      2. Calon peserta didik yang masuk melalui jalur afirmasi merupakan peserta didik yang berdomisili di dalam Zonasi Sekolah yang bersangkutan. 
( hanya dapat memilih sekolah di zona 1 (satu) di SMAN atau SMKN yang dituju. )
      3. Dalam hal sekolah memiliki jumlah calon peserta didik jalur afirmasi yang melebihi daya tampung berdasarkan hasil seleksi PPDB daring/online, maka akan disalurkan ke jalur afirmasi di sekolah lain yang belum terpenuhi daya tampungnya pada zona terdekat dari kelurahan/desa calon peserta didik.
      4. Calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dibuktikan dengan bukti keikutsertaan dalam program penanganan 
keluarga tidak mampu yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kabupaten/Kota.
      5. Orang Tua/Wali peserta didik wajib membuat surat keterangan yang menyatakan bersedia diproses secara hukum apabila terbukti memalsukan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu.
      6. Apabila peserta didik terbukti menggunakan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu palsu dan/atau dengan cara yang tidak sesuai dengan ketentuan perolehannya, akan dikenakan sanksi dikeluarkan dari sekolah.
      7. Bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kabupaten/Kota digunakan untuk mendapatkan rekomendasi dari Balai Pendidikan Menengah Kabupaten/Kota.
      8. Dalam hal jumlah calon perserta didik dari jalur afirmasi melebihi daya tampung, seleksi dilakukan dengan skala prioritas sebagai berikut:
        1. Nilai Gabungan;
        2. pilihan Sekolah; dan
        3. calon peserta didik yang mendaftarkan lebih awal.
      9. Khusus bagi calon peserta didik baru dari SMP/MTs atau sederajat lulusan luar DIY dan dalam DIY sebelum tahun 2021 yang akan memilih Jalur Afirmasi terlebih dahulu mengikuti Asesmen Standarisasi yang diselenggarakan oleh Dinas.
      10. Apabila kuota jalur afirmasi tidak terpenuhi setelah penyaluran calon peserta didik jalur afirmasi dari zona terdekat maka sisa kuota akan dialihkan ke jalur prestasi.
      11. Proses pengurusan rekomendasi dan entri bukti dari keluarga tidak mampu diatur sebagai berikut:
        1. Dilaksanakan secara daring/online melalui laman verifikasi-ppdb.jogjaprov.go.id
        2. Calon siswa memfoto/scan dokumen dalam bentuk file PDF dan kemudian diunggah/diupload dalam sistem Verifikasi Dokumen Jalur Afirmasi. Calon siswa memilih pranala proses pengurusan rekomendasi sesuai dengan domisili masing-masing. Dokumen yang diunggah adalah:
          1. Ijazah/Surat Keterangan Lulus; dan
          2. Bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kabupaten/Kota sebagai berikut:PPDB 2021

Keterangan:

  1. Print out DTKS dapat diambil dari laman cekbansos.kemensos.go.id. 

  2. KMS adalah Kartu Menuju Sejahtera. 

  3. PKH adalah Program Keluarga Harapan. 

  4. BPNT adalah Bantuan Pangan Non Tunai. 

  5. KKRM adalah Kartu Keluarga Rentan Miskin. 

  6. KKM adalah Kartu Keluarga Miskin. 

  7. Surat Keterangan atau yang serupa yang dibuat hanya untuk 
Pendaftaran sekolah tidak diperkenankan digunakan dalam PPDB SMA/SMK Negeri DIY Tahun 2021. 

  8. Admin Panitia DIY akan melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diunggah oleh calon peserta didik;
  9. Calon peserta didik lulusan dalam DIY mengunduh dan mencetak hasil verifikasi berupa Surat Rekomendasi Jalur Afirmasi untuk disimpan dan digunakan pada masa pendaftaran ulang. Sementara bagi calon peserta didik lulusan luar DIY dan lulusan dalam DIY sebelum tahun 2021, softcopy Surat Rekomendasi dilampirkan saat tahap input data calon peserta didik lulusan luar DIY dan calon peserta didik dalam DIY lulusan sebelum tahun 2021.
  • JALUR PERPINDAHAN TUGAS ORANG TUA/WALI
    • Daya tampung Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali sebesar 5% (lima 
persen) dari daya tampung sekolah.
    • Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali sebagaimana dimaksud pada angka 1 meliputi:
a. Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali dari luar DIY ke dalam DIY; dan
b. Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali antar kabupaten/kota dalam DIY 
yang diikuti perpindahan domisili orang tua/wali, dibuktikan dengan 
perpindahan Kartu Keluarga (KK).
    • Perpindahan tugas sebagaimana dimaksud pada angka 2 dibuktikan 
dengan surat/keputusan perpindahan tugas dari instansi, lembaga, kantor, 
atau perusahaan yang mempekerjakan.
    • Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali paling lama 4 (empat) tahun terakhir 
sebelum pelaksanaan PPDB.
    • Peserta didik yang menggunakan jalur perpindahan tugas orang tua/wali 
hanya dapat dilakukan apabila Kartu Keluarga (KK) orang tua/wali 
tersebut adalah Kartu Keluarga (KK) dari luar DIY.
    • Calon peserta didik yang memilih Jalur Perpindahan Tugas Orang 
Tua/Wali tidak dapat menggunakan pilihan sekolah pada jalur lainnya.
    • Peserta didik yang terbukti menggunakan surat/keputusan perpindahan tugas orang tua/wali palsu sebagaimana dimaksud pada angka 3 akan 
dikenai sanksi pengeluaran dari sekolah.
    • Dikecualikan sebagaimana dimaksud pada angka 6 (enam), calon peserta 
didik dari anak guru yang menggunakan jalur perpindahan tugas orang tua 
dapat menggunakan jalur zonasi.
    • Guru adalah guru yang bertugas di SMAN dan SMKN yang dibuktikan 
dengan surat/keputusan penugasan dari Gubernur.
    • Anak guru yang mendaftar menggunakan jalur perpindahan tugas orang 
tua, pendaftaran dengan menggunggah/mengupload Surat/Keputusan dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang menyatakan guru tersebut bertugas di sekolah yang bersangkutan.
    • Pendaftaran bagi anak guru yang menggunakan jalur perpindahan tugas orang tua dapat dilakukan bersama-sama pendaftaran melalui jalur zonasi.
    • Apabila anak guru mendaftar menggunakan jalur zonasi dan jalur perpindahan tugas orang tua, maka sistem seleksi akan memprioritaskan jalur perpindahan tugas orang tua sebagai prioritas utama, disusul jalur zonasi.
    • Dalam hal jumlah calon perserta didik dari jalur perpindahan tugas Orang Tua/Wali melebihi daya tampung, seleksi dilakukan dengan skala prioritas sebagai berikut: Nilai Gabungan;
      1. pilihan Sekolah; dan
      2. calon peserta didik yang mendaftarkan lebih awal.
    • Khusus bagi calon peserta didik baru lulusan SMP/MTs atau sederajat yang berasal dari dalam DIY sebelum tahun 2021 dan lulusan luar DIY yang akan memilih Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali terlebih dahulu mengikuti Asesmen Standarisasi yang diselenggarakan oleh Dinas.
    • Apabila jalur perpindahan tugas orang tua/wali tidak terpenuhi maka sisa kuota akan dialihkan ke jalur prestasi.
    • Proses pengurusan rekomendasi perpindahan tugas orang tua/wali diatur sebagai berikut:
      1. Dilaksanakan secara daring/online melalui laman verifikasi- ppdb.jogjaprov.go.id
      2. Calon siswa memfoto/scan dokumen dalam bentuk file PDF dan kemudian diunggah/diupload dalam sistem Verifikasi Perpindahan Tugas Orangtua/Wali.
Dokumen yang diunggah adalah:
        1. Ijazah/Surat Keterangan Lulus;
        2. Kartu Keluarga; dan
        3. Surat/keputusan perpindahan tugas dari instansi, lembaga, kantor, 
atau perusahaan yang mempekerjakan;
        4. Surat/Keputusan dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang 
menyatakan guru tersebut bertugas di sekolah yang bersangkutan 
(khusus bagi anak guru).
    • Admin Panitia DIY akan melakukan verifikasi terhadap dokumen yang 
diunggah oleh calon peserta didik;
    • Calon peserta didik lulusan dalam DIY mengunduh dan mencetak hasil 
verifikasi berupa Surat Rekomendasi Perpindahan Tugas Orangtua/Wali untuk disimpan dan digunakan pada masa pendaftaran ulang. Sementara bagi calon peserta didik lulusan luar DIY dan lulusan dalam DIY sebelum tahun 2021, softcopy Surat Rekomendasi dilampirkan saat tahap input data calon peserta didik lulusan luar DIY dan calon peserta didik dalam DIY lulusan sebelum tahun 2021.
  • JALUR PRESTASI
    1. Daya tampung Jalur Prestasi sebesar 20% (dua puluh persen) dari daya 
tampung sekolah.
    2. Calon peserta didik SMAN yang masuk melalui Jalur Prestasi diperuntukkan 
bagi calon peserta didik yang berdomisili di luar Zona 1 (satu).
    3. Calon peserta didik SMKN yang masuk melalui Jalur Prestasi diperuntukkan 
bagi calon peserta didik yang berdomisili di Zona 1 (satu) dan Zona 2 (dua).
    4. Calon peserta didik yang memilih jalur prestasi tidak dapat menggunakan 
pilihan sekolah pada jalur lainnya.
    5. Prasyarat calon peserta didik pada Jalur Prestasi memiliki nilai gabungan 
paling sedikit 320 (tiga ratus dua puluh).
    6. Calon peserta didik yang memiliki Prestasi Non Akademik mendapat 
penambahan nilai yang diperhitungkan dalam PPDB Jalur Prestasi.
    7. Dalam hal jumlah calon perserta didik dari jalur prestasi melebihi daya tampung, seleksi dilakukan dengan skala prioritas sebagai berikut: Nilai Gabungan;
      1. pilihan Sekolah; dan
      2. calon peserta didik yang mendaftarkan lebih awal.
    8. Khusus bagi calon peserta didik baru lulusan SMP/MTs atau sederajat yang berasal dari dalam DIY sebelum tahun 2021 dan lulusan luar DIY yang akan memilih jalur prestasi terlebih dahulu mengikuti Asesmen Standarisasi yang diselenggarakan oleh Dinas.
    9. Apabila kuota jalur prestasi tidak terpenuhi maka sisa kuota akan dialihkan ke jalur zonasi.
  • PENAMBAHAN NILAI PRESTASI NON AKADEMIK PADA JALUR PRESTASI

Calon peserta didik yang memiliki Prestasi Non Akademik mendapat penambahan nilai yang diperhitungkan dalam seleksi PPDB daring/online pada Jalur Prestasi setelah mendapatkan surat keterangan penambahan. Proses penambahan nilai Prestasi Non Akademik :

  1. Dilaksanakan secara daring/online melalui laman verifikasi- 
ppdb.jogjaprov.go.id;
  2. Calon pendaftar memfoto/scan dokumen sertifikat asli dalam bentuk file PDF dari hasil kejuaraan/lomba yang selanjutnya diunggah/diupload dalam sistem verifikasi dokumen prestasi PPDB;
  3. Admin panitia DIY akan melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diunggah oleh calon peserta didik;
  4. Calon peserta didik mencetak hasil verifikasi pengajuan penambahan nilai melalui prestasi non akademik berdasarkan hasil verifikasi dokumen yang diunggah;
  5. Calon peserta didik lulusan dalam DIY mengunduh dan mencetak hasil verifikasi berupa Surat Rekomendasi Penambahan Nilai Prestasi non Akademik untuk disimpan dan digunakan pada masa pendaftaran ulang. Sementara bagi calon peserta didik lulusan luar DIY dan lulusan dalam DIY sebelum tahun 2021, softcopy Surat Rekomendasi dilampirkan saat tahap input data calon peserta didik lulusan luar DIY dan calon peserta didik dalam DIY lulusan sebelum tahun 2021;
  • PELAKSANAAN PENDAFTARAN ONLINE

Pilihan sekolah untuk pendaftaran reguler sebagai berikut :

    • SMAN
      1. Calon peserta didik baru dapat melakukan pilihan maksimal 3 (tiga) pilihan peminatan (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam/MIPA, Ilmu Pengetahuan Sosial/IPS, dan Bahasa dan Budaya) bisa dalam 1 (satu) sekolah atau sekolah berbeda, sesuai dengan daya tampung yang tersedia di masing-masing sekolah.
      2. Calon peserta didik baru dapat melakukan perubahan pilihan atau perubahan jalur sampai tanggal 29 Juni 2021 pukul 23.59 WIB.
      3. Pilihan 1, 2 dan 3 dalam jalur yang sama.
      4. Dikecualikan dari angka 3 (tiga) calon peserta didik dari anak guru 
yang mendaftar melalui jalur perpindahan tugas orang tua.
    • PROSES PENDAFTARAN REGULAR PENDUDUK DIY

Sebelum pelaksanaan pendaftaran PPDB daring/online dimulai, calon peserta didik :

      1. Melakukan pengajuan akun secara daring/online di laman 
ppdb.jogjaprov.go.id dan menggunggah berkas sebagai berikut:
        1. Ijazah SMP/MTs/Paket B/Wustha; dan
        2. Kartu Keluarga (KK).
      2. Jika sampai batas waktu dimulainya pengambilan token, persyaratan sebagaimana dimaksud dalam huruf a. 1) belum dimiliki calon peserta didik maka dapat digantikan dengan Surat Keterangan Lulus dari sekolah yang mencantumkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN);
      3. Menunggu panitia memverifikasi berkas pengajuan akun. Calon peserta didik secara rutin memantau telah aktif/tidaknya Token pada pengajuan akun masing-masing.
      4. Melakukan aktivasi akun setelah diverifikasi oleh panitia sesuai poin c di atas, dan membuat password baru.
      5. Melakukan pendaftaran daring/online dengan cara:
        1. Membuka situs PPDB daring/online DIY dengan alamat 
http://ppdb.jogjaprov.go.id;
        2. Melakukan “Login” menggunakan akun NISN dan password yang 
telah dibuat sebelumnya.
        3. Melakukan pilihan peminatan untuk SMAN atau kompetensi keahlian 
untuk SMKN;
        4. Mengisi formulir Pendaftaran daring/online; dan
        5. Melihat/memantau hasil seleksi dan pengumuman di laman PPDB Online.
    • PROSES PENDAFTARAN REGULAR LULUSAN LUAR DIY


Pada pelaksanaan PPDB daring/online, calon peserta didik Lulusan Luar DIY:

      • Melakukan pendaftaran Asesmen Standarisasi yang diselenggarakan oleh Dinas secara daring pada laman aspd.jogjacbt.web.id
      • Mengikuti Asesmen Standarisasi yang diselenggarakan oleh Dinas secara luring di lokasi yang ditentukan oleh Dinas.
      • Melakukan input data secara daring/online di laman verifikasi-ppdb.jogjaprov.go.id dengan mengunggah:
        1. Ijazah SMP/MTs/Paket B/Wustha;
        2. Kartu Keluarga (KK);
        3. Rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) 
SMP/MTS/Paket B/Wustha; dan
      • Melakukan proses pendaftaran dengan mengisi formulir secara daring/online di laman ppdb.jogjaprov.go.id dan mengunggah berkas sebagai berikut:
        1. Ijazah SMP/MTs/Paket B/Wustha;
        2. Kartu Keluarga (KK);
        3. Jika sampai batas waktu dimulainya pengambilan token, persyaratan sebagaimana dimaksud dalam huruf b. 1) belum dimiliki calon peserta didik maka dapat digantikan dengan Surat Keterangan Lulus dari sekolah yang mencantumkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN);
        4. Surat Rekomendasi Jalur Afirmasi (khusus penduduk DIY lulusan luar DIY) dan/atau Surat Rekomendasi Penambahan Prestasi Non Akademik (khusus bagi yang memiliki) dan/atau Surat Rekomendasi Perpindahan Tugas Orangtua/Wali (khusus bagi yang akan menggunakan jalur perpindahan orangtua/wali).

 

      • Menunggu panitia memverifikasi berkas pengajuan akun. Calon peserta didik secara rutin memantau telah aktif/tidaknya Token pada pengajuan akun masing-masing.
      • Melakukan aktivasi akun setelah diverifikasi oleh panitia sesuai poin c di atas, dan membuat password baru.
      • Melakukan pendaftaran daring/online dengan cara:
        1. Membuka situs PPDB daring/online DIY dengan alamat 
http://ppdb.jogjaprov.go.id;
        2. Melakukan “Login” menggunakan akun NISN dan password yang 
telah dibuat sebelumnya;
        3. Melakukan pilihan Peminatan untuk SMAN atau kompetensi 
keahlian untuk SMKN;
        4. Mencetak “Tanda Bukti Pendaftaran Daring/Online” yang memuat 
nomor pendaftaran.
        5. Melihat/memantau hasil seleksi dan pengumuman di laman PPDB Online.
    • TATA CARA SELEKSI REGULER

SMAN

Jalur Zonasi
Penentuan urutan seleksi didasarkan pada:

  1. Zonasi sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon peserta didik;
  2. Nilai gabungan;
  3. Prioritas pilihan peminatan; dan
  4. Pendaftar lebih awal.

Jalur Afirmasi
Penentuan urutan seleksi didasarkan pada:

  1. Zonasi sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon peserta didik;
  2. Nilai gabungan;
  3. Prioritas pilihan peminatan; dan
  4. Pendaftar lebih awal.

Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali Penentuan urutan seleksi didasarkan pada:

  1. Nilai gabungan;
  2. Prioritas pilihan peminatan; dan
  3. Pendaftar lebih awal.

Jalur Prestasi
 Penentuan urutan seleksi didasarkan pada:

  1. Nilai gabungan ditambah prestasi di bidang non akademik;
  2. Prioritas pilihan peminatan; dan
  3. Pendaftar lebih awal.

 

WAKTU PELAKSANAAN

No Kegiatan Hari/Tanggal Keterangan
1. Pendaftaran ASPD bagi calon peserta didik luar DIY dan lulusan sebelum tahun 2021 Senin, Selasa, Kamis dan Jumat, 24, 25, 27 dan 28 Mei 2021 Dilaksanakan secara daring/online di alamat aspd.jogjacbt.web.id
2. Pelaksanaan ASPD bagi calon peserta didik luar DIY dan lulusan sebelum tahun 2021 Rabu s.d Kamis, 4 s.d 5 Juni 2021 Dilaksanakan di SMK Negeri 2 Yogyakarta dan SMK Negeri 3 Yogyakarta
3. Pengecekan data kependudukan calon peserta didik dan pengurusan data kependudukan yang bermasalah Selasa s.d. Kamis, 8 s.d 10 Juni 2021 Pukul 08.00 s.d 15.30 WIB Pengecekan dan pengajuan perubahan data kependudukan calon peserta didik melalui laman verifikasi- ppdb.jogjaprov.go.id
4. Pengurusan penambahan nilai prestasi non akademik (bagi yang memiliki dan memilih Jalur Prestasi dan Kelas Khusus Olahraga) Selasa s.d. Kamis, 8 s.d 10 Juni 2021 Pukul 08.00 s.d 15.30 WIB Dilaksanakan secara daring/online di laman verifikasi- ppdb.jogjaprov.go.id
5. Pengurusan rekomendasi dan entri bukti dari keluarga tidak mampu (Khusus Jalur Afirmasi) Selasa s.d. Jumat, 8 s.d. 11 Juni 2021

Selasa s.d Kamis: Pukul 08.00 s.d 15.30 WIB Jumat: Pukul 08.00 s.d. 14.00 WIB

Dilaksanakan secara daring/online di laman verifikasi- ppdb.jogjaprov.go.id
6. Pengurusan rekomendasi perpindahan tugas orangtua (Khusus Jalur Perpindahan Tugas Orangtua/Wali) Selasa s.d. Jumat, 8 s.d. 11 Juni 2021

Selasa s.d Kamis: Pukul 08.00 s.d 15.30 WIB Jumat: Pukul 08.00 s.d. 14.00 WIB

Dilaksanakan secara daring/online di laman verifikasi- ppdb.jogjaprov.go.id
7. Input data calon peserta didik lulusan luar DIY dan calon peserta didik dalam DIY lulusan sebelum tahun 2021 Selasa s.d. Kamis, 8 s.d 10 Juni 2021 Pukul 08.00 s.d 15.30 WIB Dilaksanakan secara daring/online di laman verifikasi- ppdb.jogjaprov.go.id
8. Penyerahan hasil seleksi KKO, Sekolah Seni, dan Inklusi Selambat- lambatnya hari Kamis, 17 Juni 2021 pukul 16.00 WIB Diserahkan di Dinas Dikpora DIY
Jl. Cendana No. 9 Yogyakarta
9. Verifikasi berkas dan pengambilan PIN/TOKEN Senin s.d Kamis, 21 s.d. 24 Juni 2021 Dilaksanakan secara daring/online di laman ppdb.jogjaprov.go.id
10. Pendaftaran Senin s.d. Rabu, 28 s.d. 30 Juni 2021 Dilaksanakan secara daring/online di laman ppdb.jogjaprov.go.id
11. Seleksi Senin s.d. Kamis, 28 Juni s.d. 1 Juli 2021 Seleksi oleh sistem
12. Pengumuman Jumat,
2 Juli 2021 Pukul 10.00 WIB di sekolah masing-masing
13. Daftar Ulang Jumat, Senin, Selasa, dan Rabu,

2, 5, 6, dan 7 Juli 2021

Jumat pukul 10.00 – 14.00 WIB
Hari lain pukul 08.00 – 14.30 WIBdi sekolah masing-masing

 

  • PEMBAGIAN ZONASI SMA N 1 BANGUNTAPAN
    • ZONA 1PPDB ZONA 1
    • ZONA 2PPDB ZONA 2

III. Zona 3

Zona tiga (3) adalah Kelurahan/Desa di DIY yang tidak termasuk dalam zona 1 dan zona 2

  1. Zona 4

Zona empat (4) adalah Kelurahan/Desa di luar DIY yang tidak termasuk dalam zona 1

 

DAYA TAMPUNG SMA N 1 BANGUNTAPAN

No Nama Sekolah Kelas Regular ( PPDB Online ) JUMLAH ROMBEL TOTAL
IPA IPS
ROMBEL SISWA ROMBEL SISWA ROMBEL SISWA
1 SMA N 1 BANGUNTAPAN 4 144 3 108 7 252

 

SOURCE : 

Pergub no 45 PPDB Tahun 2021

https://drive.google.com/file/d/1zE2vAtSMVMrh9di9WgId6MqMf3ZwLzft/view?usp=sharing

Juknis PPDB 2021

https://drive.google.com/file/d/16TGAR4ui1WNTI5PpeBVPsbodT0GvmWN2/view?usp=sharing

SOP PPDB Dikmensus Tahun 2021

https://drive.google.com/file/d/1r5JDRYGgMhBwYmyIIuipHK5O1SpfYbCa/view?usp=sharing

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply