Sekolah adalah tempat di mana anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya selama masa tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, penting bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan memperhatikan kebutuhan Tumbuh Kembang anak. Konsep sekolah ramah anak merupakan langkah penting untuk memastikan pengalaman belajar yang positif dan membangun karakter anak.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) secara resmi telah merilis Peraturan Menteri Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan, yang dikenal sebagai Permendikbudristek PPKSP, sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan kasus-kasus perundungan di tingkat satuan pendidikan.

Apa itu sekolah ramah anak? Ini adalah sekolah yang tidak hanya fokus pada prestasi akademis, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial anak-anak. Berikut adalah beberapa karakteristik utama dari sekolah ramah anak:

  • Keselamatan dan Keamanan: Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak-anak. Ini mencakup keamanan fisik bangunan serta perlindungan terhadap intimidasi dan pelecehan.
  • Lingkungan Belajar yang Mendukung: Ruang kelas yang terorganisir dengan baik dan sarana pendukung pembelajaran yang memadai membantu anak-anak untuk fokus dan belajar dengan nyaman.
  • Pendidik yang Peduli: Guru dan staf sekolah harus memiliki kesadaran akan kebutuhan individu setiap anak dan siap memberikan dukungan serta bimbingan yang dibutuhkan.
  • Keterlibatan Orang Tua dan Masyarakat: Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat lokal adalah kunci untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sukses. Ini dapat berupa melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran, serta menjalin kemitraan dengan organisasi lokal untuk mendukung kegiatan sekolah.
  • Pentingnya Bermain: Bermain adalah cara alami bagi anak-anak untuk belajar dan bereksplorasi. Sekolah ramah anak menyediakan waktu dan ruang untuk bermain yang terstruktur dan bebas, yang membantu dalam perkembangan kreativitas, keterampilan sosial, dan pemecahan masalah.

Melalui pendekatan ini, sekolah ramah anak dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan holistik setiap anak, mempersiapkan mereka untuk menjadi individu yang berpengaruh dan berdaya dalam masyarakat. Mari bersama-sama membangun masa depan yang cerah untuk generasi mendatang dengan mendorong konsep sekolah ramah anak!”

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SMA N 1 Banguntapan (@smabayogya)

Leave a Reply